Semiliar

Dalam satu perjalanan libur lebaran keluarga, aku melontarkan sebuah pertanyaan random ke mamaku. 

“Ma, kalau dihitung-hitung biaya hidup Cendikia sejak lahir sampai sekarang, semiliar ada, nggak?”

“Mungkin,” jawab mamaku. “Sejak masih hamil juga modalnya udah gede,” Yap, euforia anak pertama. 

“Tapi,” lanjutnya, “Kalau Cendikia nggak ada juga belum tentu mama punya uang semiliar. Bisa aja uangnya habis buat ke dokter sana-sini biar bisa punya anak,” 

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s