Day 6: Something I’ve Always Wanted to Do but Haven’t

Banyak. 

Waktu SD, mamaku sebenarnya udah menyarankan aku untuk kursus menjahit. Tapi, waktu itu aku masih badung dan nggak mau jadi cewek girly. Sekarang nyesal banget karena baru sekitar dua tahun belakangan beneran kepikiran untuk punya skill macam menjahit, memasak, dan bikin kue. Apalah daya kayanya sekarang udah telat belajar jahit karena aku bahkan masih nggak bisa menggaris lurus. 

Trus dari dulu sebenarnya aku pengen ikut bela diri. Apa kek, karate, taekwondo, silat, atau apapun lah. Tapi nggak ingat kenapa aku nggak pernah jadi ikutan. 

Aku juga pengen bungee jumping atau apapun yang melibatkan loncat dari ketinggian. Aku selalu mikir kenapa aku nggak pernah nyoba hal-hal gini waktu umurku masih belasan dan belum jago overthinking kaya sekarang. Makanya, pas nonton The Kings of Summer yang adegan loncat dari tebing itu, aku jejeritan kepengen tapi sekarang mah udah takut hahaha. Semoga nanti ada kesempatan dan aku berani! 

The Kings of Summer

Naik gunung. Banyak teman-temanku yang selalu pengen naik gunung tapi nggak pernah diizinkan sama orang tuanya. Sementara aku, si anak bebas ini, sebenarnya dibolehin naik gunung tapi akunya yang malas latihan fisik hahaha. Naik bukit ke air terjun Pancaro Rayo dua tahun lalu aja bikin aku susah gerak tiga hari, apalagi kalau harus mendaki Gunung Kerinci yang jadi atap Sumatera itu tanpa persiapan. 

Berenang, berkuda, dan memanah. Aku baru tahu kalo tiga hal ini adalah sunnah yang dianjurkan oleh Nabi untuk diajarkan orang tua, pas udah kuliah. Dulu sih pengen karena bisa renang adalah kewajiban, dan berkuda + memanah kelihatannya keren gitu. Hahaha. 

Pada dasarnya, aku bisa renang, kok. Tapi aku nggak yakin bakal survive kalo aku kecemplung ke laut, danau, atau kolam renang yang dalamnya lebih dari tiga meter. Tiap minta bapak buat ngajarin renang beneran, pasti ngomongnya, “Emang kucing pernah belajar renang? Kamu kan manusia, pake insting, jangan kalah sama kucing!” huft. Sementara kalo berkuda dan memanah, mahal hahaha. Lagian di kampung halamanku nggak ada tempat berkuda juga. Ada kuda, tapi buat narik penumpang alias bendi. 

Paralayang. Pengen nggak sih ngerasain bisa terbang? Aku pengen! Waktu pulang kapan ya itu, kayanya dua tahun lalu, bapak bilang kalo ada yang main paralayang dari Bukit Kayangan, dan bisa buat umum juga. Tadinya aku udah mau nyobain tuh, tapi pas dengar ada yang nyangkut di pohon, jadi keder hahaha. 

Trus pas aku bilang mau ke Malang tahun lalu, bapak juga semangat banget mau ngemodalin aku untuk main paralayang di Batu. Tapi sayangnya kemarin nggak ke sana, makanya nggak jadi, deh. Semoga nanti ada kesempatan! 

Belajar psikologi. Sejatinya, aku udah kepikiran untuk kuliah psikologi sejak kelas 8! Tapi rupanya takdir membawaku untuk kuliah jurnalistik. Jadi, yaudahlahya. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s